Mungkin ketakutan yang ku rasakan ini berlebihan, namun berapa kali di coba pun tetap tak bisa hilang.
Bukan tidak percaya, lebih kepada meragukan loyalitasnya dalam menjaga komitmen yang ada.
Ia bukan typical orang yang suka mengobral kata sayang.
Tak banyak juga ia menguraikan masalahnya. Payah! Ia bukan komunikator yang baik!
Semua penjelasannya kurang memuaskan!
Aku hanya bisa diam. Habis mau gimana lagi, masih ada sedikit kekalutan.
Dan tiba-tiba..
Ciuman hangat di pipi kiri
Membuat masalah-juga kewaspadaan akan dirinya hilang seketika
Ciuman di pipi kiri
Tidak lama, hanya sepersekian detik
Mampu menjelaskan rasa sayang yang selama ini tercurah hanya untukku
Ciuman di pipi kiri
Memberikan kenyamanan, ketenangan & kecenderungan untuk menghargainya lebih
(kok bisa? aneh ya, aneh memang)
Ciuman di pipi kiri
Hangat, lembut, agak basah. Bikin nagihlah pokoknya
*smirk
Ciuman di pipi kiri
Takut aja bokapnya ngintip dari jendela, di depan rumahnya persis
(berabe -.-)
Ciuman di pipi kiri
Ah suka begitu :p
Ciuman di pipi kiri
Yang kanan belum :D
Ciuman di pipi kiri
Ga mungkin bisa lupa
Dan Ciuman di pipi kiri-ku itu..
Bikin aku mau bilang “Aku juga sayang kamu” ♥
EF

No comments:
Post a Comment