Thursday, October 25

TIME



“The time has their power to change everything” – My own quotes


Kembali lagi di titik ini..
Titik yang ku rindukan, yang kami rindukan..
Jalan cerita ini tidak satupun dari kami yang dapat pahami..
Ku harapkan makna di balik sebuah pengalaman



Mengenai itu..

Coba ke sampingkan sejenak kerumitan yang mengganggu

Mulai sentuh jemari ku perlahan, sembuhkan rindu yang lama tak terobati

                        Biar Pemilik dirimu dan diriku yang tunjukan artinya perlahan


Senang bisa berada bersama mu di sini

Melukis hari dengan hadir, lalu mewarnainya dengan tingkah kecil kita..

Rasakan lagi rindu yang hadir di pagi hari

Dan jangan lupakan rasa yang timbul di kala kita menutup hari dengan kecupan hangat..


Sebelah sini..Dekap yang akan memulihkan gundah..
                                                Menebus beban hidup yang lama di tanggung sendiri
                                                Tanpa kepastian ”Kapan dunia berhenti melawanku?”
                                               
Kau datang dan hanya memeluk..
                                                Seperti itulah cara kita membelakangi dunia


Hey..
Berbagi cerita dan sedikit kekonyolan, takkan membunuh..
Jangan biarkan dunia melemahkan ke-16 otot senyum mu
Mulai terbiasa lagi dengan segala kenyamanan ini
Dan kini, saat ku menyebutkan kata ‘kebahagiaan’
Imaji pertama yang muncul di kepalaku..
Wajahmu


 








Definisikan cinta dengan ribuan cara yang dapat jiwa ini lakukan
Hingga lelah memisahkan antara keinginan dan kemampuan
Ya, itu lucu saat kau tirukan semua gerikku..
                                   
                                    Hingga cinta memenuhi tiaprongga tubuh ini..
Mulai temukan arti dari tanya “Mengapa kita di satukan kembali”

Monday, January 30

Saya ga pelit :o


Bagi sebagian orang nonton di bioskop saat weekend itu jadi momok yang cukup besar untuk di lakukan (termasuk penulis -.-) Ke-enggan-an ini muncul di karenakan tarif nonton film saat weekend itu lebih mahal ketimbang hari-hari lainnya.
Wajar ah kalo gue bilang itu sebuah pemborosan, nontonnya kan ga harus saat weekend, bisa di pindah gitu di hari lain :p
Sisa uangnya bisa untuk yang lain kan.

Bukannya pelit, cuma di jaman serba mahal ini kan kita harus punya pola pikir untuk pintar-pintar berhemat. Seperti kata peribahasa, “Economize is base to get rich!” (emang pengen banget kaya -___-)

Tapi ekonomis bukan berarti kita ga bisa ke mana-mana, pokoknya pintar-pintar atur strategi lah gimana caranya tetap bisa nikmatin hidup tanpa harus melakukan sebuah pemborosan.
Penulis mau bagi-bagi tips akal-akalan berhemat:
-          Waktu beli bensin di Pom, lo pura-pura kebelet kencing & langsung pamit sama temen lo untuk ke toilet. Otomatis dia isi bensin mobil lo pake duit dia dulu dong. Nah, kalo sama temen kan bisa di cicil tu bayarnya (lumayan)
-          Pas lagi makan, pilih menu sesedikit mungkin tapi bisa di makan ‘barengan’. Semacam salad, Ikan Gurame ukuran paha orang dewasa, sayur asem, nasi udah satu bakul, sampe soft drink pun lo minta satu pitcher sekaligus. Selain kebersamannya lebih terasa, bayarnya pun juga bisa patungan (padahal makannya paling banyak sendiri -.-) (lumayan bangeet)

Tujuan gue tulis posting-an ini, selain mau berbagi tips & menyebarluaskan ‘mindset hemat’
Ga lain & ga bukan mau klarifikasi kalo sebenarnya itu gue manusia hemat, bukan manusia pelit *banyak yang bilang kalo penulis orangnya pelit ;o

Gue ga pelit di bilang, baru-baru ini aja cewek gue ngajak jalan ke Ancol (cie penulis punya pacar)
Gue kok yang bayar semua tiket masuknya, cuma gue bilang sama cewek gue.
“Aku yang bayar tiket masuk, berhubung tiketnya lumayan, kamu bawa tikar, sama bekal untuk 3x makan. Karena kita di sana dari pagi sampe sore, sayang kan kalo di sana cuma sebentar. Jadi kita ga perlu reserve tempat duduk & beli makanan lagi di sana” <-- (ga mau rugi :O)
(Tommy mediiiiiiiittttt :O)

Hehe

Saturday, January 21

Ciuman Di Pipi Kiri


Mungkin ketakutan yang ku rasakan  ini berlebihan, namun berapa kali di coba pun tetap tak bisa hilang.
Bukan tidak percaya, lebih kepada meragukan loyalitasnya dalam menjaga komitmen yang ada.

Ia bukan typical orang yang suka mengobral kata sayang.
Tak banyak juga ia menguraikan masalahnya. Payah! Ia bukan komunikator yang baik!
Semua penjelasannya kurang memuaskan!
Aku hanya bisa diam. Habis mau gimana lagi, masih ada sedikit kekalutan.

Dan tiba-tiba..
Ciuman hangat di pipi kiri
Membuat masalah-juga kewaspadaan akan dirinya hilang seketika

Ciuman di pipi kiri
Tidak lama, hanya sepersekian detik
Mampu menjelaskan rasa sayang yang selama ini tercurah hanya untukku

Ciuman di pipi kiri
Memberikan kenyamanan, ketenangan & kecenderungan untuk menghargainya lebih
(kok bisa? aneh ya, aneh memang)

Ciuman di pipi kiri
Hangat, lembut, agak basah. Bikin nagihlah pokoknya
*smirk

Ciuman di pipi kiri
Takut aja bokapnya ngintip dari jendela, di depan rumahnya persis
(berabe -.-)

Ciuman di pipi kiri
Ah suka begitu :p

Ciuman di pipi kiri
Yang kanan belum :D

Ciuman di pipi kiri
Ga mungkin bisa lupa

Dan Ciuman di pipi kiri-ku itu..
Bikin aku mau bilang “Aku juga sayang kamu” ♥

EF

Saturday, November 5

Ilmu Komunikasi? Apaan?

Sebenernya apa guna dari ilmu komunikasi?
Manusia normal yang sejak saat di susui (ibunya, bukan bapak/pakde-nya) sudah di ajari bagaimana cara untuk berkomunikasi, tiap hari pun kita bisa berkomunikasi dengan kerabat, tetangga & sanak saudara.
Terus ngapain belajar ilmu komunikasi lagi? Lain cerita kalo lo berangan-angan pengen ngobrol sama Penyu, lo perlu belajar 'banyak'.

Ilmu Komunikasi ga se-'cuil' itu lho!
Komunikasi yang buruk bisa membuat lo berujung pada kesalahpahaman, bisa jadi karena pada dasarnya lo typical orang yang susah mengutarakan ide/gagasan yang sebenernya udah ada di otak lo, cuma sulit menemukan kata yang pas untuk di utarakan.
Atau keberanian yang kadang di taklukan sama nervous lo.

Seiring jalannya waktu masalah-masalah kecil seperti bisa hilang dengan cara lo mengenal ilmu komunikasi.

Dalam ilmu komunikasi juga di ajarkan bagaimana cara untuk 'menghasut' & 'berbohong' (apa iya?)
Serius, karena hasutan/kebohongan itu sebenernya sangat di butuhkan untuk kelancaran hidup manusia.
(kita ga bicara tentang 'sms mama minta pulsa' ya, itu sangat di luar konteks --')
Hasutan & kebohongan di sini di ajarkan untuk di gunakan dalam kebaikan.

Ilmu komunikasi yang gue pelajarin di bagi 3, ada yang di sebut Penyiaran (berhubungan dengan komunikasi TV & Radio)
Di sinilah kita di ajarin gimana cara berbohong (kecuali informasi/berita), di dalam film yang menimbulkan kerusakan ataupun kematian sadis sang aktor-nya, itu ga bener-bener kejadian.
Cuma di buat seperti nyata, cuma bohongan.
Buktinya Leonardo Dicaprio masih bisa main film, padahal harusnya dia udah mati kena Hypotermia di laut Pasifik setelah Titanic karam.

Semua kebohongan dalam penokohan/cerita/aksi yang di ciptakan di TV bertujuan hanya untuk menghibur pemirsanya.

Lain lagi dengan komunikasi Advertising (periklanan) & Pubic Relation (PR), di sini lo banyak di ajarin untuk menghasut.
Contoh kecil aja, bagaimana cara agar produk lo ‘terlihat’ menarik di mata calon konsumen lo. (advertising)

Atau bagaimana cara lo terlihat menarik & dapat menyampaikan pesan yang baik juga jelas, supaya mereka (misal: konsumen) nyaman & ga berpaling terhadap lo. (PR)