Sebenernya apa guna dari ilmu komunikasi?
Manusia normal yang sejak saat di susui (ibunya, bukan bapak/pakde-nya) sudah di ajari bagaimana cara untuk berkomunikasi, tiap hari pun kita bisa berkomunikasi dengan kerabat, tetangga & sanak saudara.
Terus ngapain belajar ilmu komunikasi lagi? Lain cerita kalo lo berangan-angan pengen ngobrol sama Penyu, lo perlu belajar 'banyak'.
Ilmu Komunikasi ga se-'cuil' itu lho!
Komunikasi yang buruk bisa membuat lo berujung pada kesalahpahaman, bisa jadi karena pada dasarnya lo typical orang yang susah mengutarakan ide/gagasan yang sebenernya udah ada di otak lo, cuma sulit menemukan kata yang pas untuk di utarakan.
Atau keberanian yang kadang di taklukan sama nervous lo.
Seiring jalannya waktu masalah-masalah kecil seperti bisa hilang dengan cara lo mengenal ilmu komunikasi.
Dalam ilmu komunikasi juga di ajarkan bagaimana cara untuk 'menghasut' & 'berbohong' (apa iya?)
Serius, karena hasutan/kebohongan itu sebenernya sangat di butuhkan untuk kelancaran hidup manusia.
(kita ga bicara tentang 'sms mama minta pulsa' ya, itu sangat di luar konteks --')
Hasutan & kebohongan di sini di ajarkan untuk di gunakan dalam kebaikan.
Ilmu komunikasi yang gue pelajarin di bagi 3, ada yang di sebut Penyiaran (berhubungan dengan komunikasi TV & Radio)
Di sinilah kita di ajarin gimana cara berbohong (kecuali informasi/berita), di dalam film yang menimbulkan kerusakan ataupun kematian sadis sang aktor-nya, itu ga bener-bener kejadian.
Cuma di buat seperti nyata, cuma bohongan.
Buktinya Leonardo Dicaprio masih bisa main film, padahal harusnya dia udah mati kena Hypotermia di laut Pasifik setelah Titanic karam.
Semua kebohongan dalam penokohan/cerita/aksi yang di ciptakan di TV bertujuan hanya untuk menghibur pemirsanya.
Lain lagi dengan komunikasi Advertising (periklanan) & Pubic Relation (PR), di sini lo banyak di ajarin untuk menghasut.
Contoh kecil aja, bagaimana cara agar produk lo ‘terlihat’ menarik di mata calon konsumen lo. (advertising)
Atau bagaimana cara lo terlihat menarik & dapat menyampaikan pesan yang baik juga jelas, supaya mereka (misal: konsumen) nyaman & ga berpaling terhadap lo. (PR)

















