
Kembali lagi di titik
ini..
Titik yang ku rindukan,
yang kami rindukan..
Jalan cerita ini tidak
satupun dari kami yang dapat pahami..
Ku
harapkan makna di balik sebuah pengalaman
Mengenai itu..
Coba ke sampingkan sejenak kerumitan
yang mengganggu
Mulai sentuh jemari ku perlahan,
sembuhkan rindu yang lama tak terobati
Biar Pemilik dirimu dan diriku yang tunjukan
artinya perlahan
Senang bisa berada bersama
mu di sini
Melukis hari dengan
hadir, lalu mewarnainya dengan tingkah kecil kita..
Rasakan lagi rindu yang
hadir di pagi hari
Dan jangan lupakan rasa
yang timbul di kala kita menutup hari dengan kecupan hangat..
Sebelah
sini..Dekap yang akan memulihkan gundah..
Menebus
beban hidup yang lama di tanggung sendiri
Tanpa
kepastian ”Kapan dunia berhenti melawanku?”
Kau datang dan hanya memeluk..
Seperti
itulah cara kita membelakangi dunia
Berbagi cerita dan sedikit kekonyolan, takkan membunuh..
Jangan
biarkan dunia melemahkan ke-16 otot senyum mu
Mulai
terbiasa lagi dengan segala kenyamanan ini
Dan
kini, saat ku menyebutkan kata ‘kebahagiaan’
Imaji
pertama yang muncul di kepalaku..
Wajahmu
Definisikan cinta dengan ribuan cara yang dapat jiwa ini lakukan
Hingga lelah
memisahkan antara keinginan dan kemampuan
Ya, itu lucu
saat kau tirukan semua gerikku..
Hingga cinta
memenuhi tiaprongga tubuh ini..
Mulai temukan
arti dari tanya “Mengapa kita di satukan kembali”
